Kebun kecil berisi catatan, cerita, pengalaman, dan hal-hal yang saya temui pelan-pelan. 15 artikel, ditulis ketika senggang.
Neraca menunjukkan daya tahan perusahaan melalui aset, liabilitas, dan ekuitas. Jangan hanya lihat total aset; periksa kas, piutang, persediaan, utang jangka pendek, utang berbunga, ekuitas, dan kualitas aset.16 min
Laporan laba rugi harus dibaca dari pendapatan, margin kotor, beban usaha, laba usaha, beban bunga, laba lain-lain, hingga laba bersih. Jangan tertipu headline; cari laba yang berulang, operasional, dan didukung arus kas.15 min
Laporan keuangan adalah bukti dari cerita emiten. Mulai dari laba rugi, neraca, dan arus kas. Baca pendapatan, margin, laba operasional, utang, ekuitas, arus kas operasi, dan kualitas laba sebelum percaya narasi market.13 min
Akuisisi, merger, dan perubahan pengendali bisa mengubah cerita emiten. Nilainya tergantung pihak terlibat, harga transaksi, kualitas aset, pendanaan, dilusi, utang, MTO, fairness opinion, dan bukti laporan keuangan setelahnya.14 min
Tender offer memberi peluang menjual saham pada harga tertentu, sedangkan MTO muncul setelah perubahan pengendali. Baca harga penawaran, pihak penawar, jumlah saham, proration, jadwal, free float, dan risiko setelah event selesai.13 min
Buyback adalah pembelian kembali saham oleh perusahaan. Positif jika perusahaan sehat, kas kuat, valuasi murah, dan realisasinya nyata. Waspadai jika utang besar, arus kas lemah, fundamental turun, atau buyback hanya menjadi kosmetik harga.13 min