Setelah memahami buyer dominant dan seller dominant, sekarang kita masuk lebih dalam ke dua data yang sangat sering dibaca dalam broker summary: net buy dan net sell.

Di permukaan, net buy terlihat sederhana. Kalau sebuah broker lebih banyak membeli daripada menjual, berarti broker itu net buy. Sebaliknya, kalau sebuah broker lebih banyak menjual daripada membeli, berarti broker itu net sell.

Namun dalam praktiknya, membaca net buy dan net sell tidak semudah melihat angka hijau dan merah di broker summary.

Broker yang net buy belum tentu sedang akumulasi. Broker yang net sell belum tentu sedang distribusi. Net buy besar bisa muncul saat harga turun. Net sell besar bisa muncul saat harga tetap naik. Bahkan kadang broker terlihat net buy besar hanya karena transaksi tertentu yang tidak berlanjut.

Karena itu, net buy dan net sell harus dibaca sebagai bagian dari cerita yang lebih besar.

Net buy dan net sell bukan jawaban akhir. Keduanya hanya petunjuk awal tentang siapa yang tampak lebih banyak membeli dan menjual dalam periode tertentu.

Apa Itu Net Buy?

Net buy adalah selisih positif antara pembelian dan penjualan broker.

Misalnya broker A membeli 20 juta lembar saham dan menjual 8 juta lembar saham. Maka broker A net buy 12 juta lembar.

Secara sederhana, broker tersebut lebih banyak membeli daripada menjual.

Dalam bandarmologi, net buy sering dianggap menarik karena bisa memberi sinyal ada pihak yang sedang mengumpulkan saham. Namun ini perlu dibaca dengan sangat hati-hati. Net buy hanya menunjukkan aktivitas melalui broker, bukan memastikan siapa pemilik uangnya dan apa niatnya.

Net buy bisa berasal dari investor besar, institusi, banyak ritel, market maker, trader jangka pendek, atau transaksi tertentu yang belum tentu berhubungan dengan akumulasi jangka panjang.

Jadi, net buy baru bermakna jika dibaca bersama konsistensi, volume, posisi harga, dan reaksi market setelah transaksi terjadi.

Apa Itu Net Sell?

Net sell adalah selisih negatif antara pembelian dan penjualan broker.

Misalnya broker B membeli 5 juta lembar saham dan menjual 25 juta lembar saham. Maka broker B net sell 20 juta lembar.

Artinya, broker tersebut lebih banyak menjual daripada membeli.

Net sell sering dianggap sebagai tanda distribusi. Tapi sama seperti net buy, kita tidak boleh menyimpulkan terlalu cepat.

Broker net sell bisa berarti ada pihak yang melepas barang. Tapi bisa juga profit taking biasa, transaksi pindah tangan, rebalancing, jualan ritel, atau bagian dari strategi yang tidak kita pahami sepenuhnya.

Net sell menjadi lebih penting jika terjadi di area atas setelah kenaikan panjang, dilakukan konsisten, disertai volume besar, dan harga mulai sulit naik atau jebol support.

Net Buy Satu Hari Belum Cukup