Kebun kecil berisi catatan, cerita, pengalaman, dan hal-hal yang saya temui pelan-pelan. 15 artikel, ditulis ketika senggang.
Sebelum masuk teknikal, fondasi market harus kuat: pahami IHSG, sektor, orderbook, ARA-ARB, UMA, suspend, dan struktur harga. Indikator hanya alat bantu; keputusan tetap harus lahir dari konteks, data, dan risiko.9 min
Trend, support, dan resistance membantu kita membaca struktur harga secara sederhana. Jangan anggap garis sebagai kepastian; gunakan sebagai area reaksi, lalu konfirmasi dengan volume, sektor, dan risk management.14 min
Indeks sektoral membantu kita membaca arah uang di balik IHSG. Sektor yang kuat biasanya didukung katalis, volume, dan leader yang bergerak. Jangan mengejar rotasi terlalu terlambat; pahami arusnya, risikonya, dan validasinya.14 min
IHSG adalah peta besar, bukan cermin semua saham. Indeks bisa hijau karena big cap, sementara banyak saham lain melemah. Baca juga breadth, sektor, nilai transaksi, dan foreign flow agar tidak tertipu warna market.13 min
Pasar saham memiliki ritme harian. Ada pre-opening, opening, sesi I, jeda, sesi II, pre-closing, dan penutupan. Ada pasar reguler sebagai tempat utama pembentukan harga. Ada pasar tunai yang memiliki fungsi penyelesaian tertentu. Ada pasar negosiasi tempat transaksi besar bisa terjadi berdasarkan kesepakatan pihak tertentu.15 min
Ketika sebuah saham mulai terlalu ramai, terlalu cepat naik, terlalu banyak narasi, dan mulai masuk radar bursa, tugas kita bukan ikut berteriak lebih keras. Tugas kita adalah membaca lebih jernih.15 min